Sabtu, 06 Juli 2013

MENYONTEK? OH, NO!!!

Hallo sahabat...
Kali ini Nyi mau bicara tentang menyontek. Cekidot... J

Nyontek, satu kata yang tidak asing bagi semua orang, walaupun satu kata tapi efeknya sahabat, OMG. Misalnya kecanduan dan menanamkan mental pengecut. Bagi yang sudah kebiasaan hal ini pasti sulit untuk ditinggalkan tapi apakah mau merasa diri sahabat selalu dikatakan tidak pintar oleh diri sendiri? gak kan?

Kegiatan ini memang mengasikkan. Bayangkan saja, kita tidak perlu belajar, gratis, makin akrab sesama teman. Kalo menyontek bukunya sudah pasti jadi kebuka. Yang sebenernya selama ini jarang dibuka. Hmmm... "Paling" kalau ketahuan diambil kertas ujiannya, dikurangi nilainya, disuruh keluar dari ruangan, tidak lulus atau bahkan dikeluarin dari sekolah (dikeluarin kok paling).

Parasit, itu hukuman bagi sahabat yang suka mencontek. Memang sahabat benalu yang sukanya ngikut orang lain dan merugikannya? (jangan sampe L). Ibu sahabat capek-capek mengandung dan melahirkan, masa setelah diluar dicap sebagai benalu? Ckcckckck... nangis si ibu kalo tau.

Maka dari itu, yuk, berhenti mencontek. Ada tips dari Nyi, mudah-mudahan berguna dan menghindarkan kebiasaan buruk bagi orang-orang yang belum diberi petunjuk oleh Allah SWT, Aamiin.

Caranya :
  1. Belajar, itu mutlak harus dilakukan. Ingat! jangan belajar pas saat mau ujian. Nanti ujung-ujungnya nyontek lagi kalau belajarnya nanggung begitu.
  2. Rajin beribadah seperti sholat, berdoa dan kegiatan-kegiatan yang bisa mengingatkan sahabat bahwa ada Allah yang selalu menjawab usaha para hamba-Nya. Selalu belajar bersyukur atas usah yang kita kerjakan.
  3. Jika tidak bisa mengurangi kebiasaan, mulailah sedikit demi sedikit dan lama-lama akan menjadi hilang sama sekali.
  4. Usahakan jangan duduk dengan teman yang lebih pandai, kurang lebih 80 % akan menarik perhatian sahabat untuk menyontek.
  5. Ingatlah kedua orang tua saat mengerjakan ujian, mereka memliki harapan besar pada sahabat. Pasti sahabat jadi terharu dan akhirnya mengurungkan niat untuk mencontek.
  6. Jauhkan benda-benda yang dapan memediasi sahabat untuk menyontek seperti buku, tempat pensil yang berisi contekan, hand phone, dan yang lainnya.
  7. Bayangkan guru yang killer saat mengerjakan soal, walaupun yang mengawas saat itu adalah guru yang bukan killer.
Usaha diatas akan menumbuhkan rasa percaya diri sahabat dan akhirnya menghindarkan dari perbuatan tercela tersebut.


Semoga bermanfaat bagi sahabat semua, mulailah dengan hidup teratur dan bebas dari duplikasi dan imitasi. Selamat mengubah diri... J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar